Jam di warnet yang saya kunjungi kemarin terpajang lumayan jauh dari kedua kornea mata, meski demikian saya masih dapat melihat kombinasi
letak jarum panjang dan pendek nya sudah menunjukkan pukul 16.50 an.
“ketemuan nya jam setengah 5 ya” begitu text SMS yang tertulis di inbox saya kemarin siang.
Sudah hampir setengah jam saya menunggu seorang teman.
Surabaya berlinang hujan. Tapi janji adalah janji, bertemu dengan teman
seperti diri nya tidak menyurutkan niat saya untuk berpayah-payah mengenakan jas hujan dan memacu sepeda motor yang sudah hilang STNK nya. Di warnet tulisan-tulisan Paman Tyo terpampang di layar komputer yang saya sewa, beberapa jendela lain nya terisi oleh inbox email saya, om google, dan guneman dari blogger solo yang baru saya kenal di media ini. Read the rest of this entry »
Filed under: Tarian Jemari, handphone, SMS, STNK, warnet
Komentar